14 Agustus 2009

Pemindahan Penderita | Panduan Pertolongan Pertama

Posted by Ardian Wardhana | 14 Agustus 2009 | Category: , |

Setelah melakukan penilaian keadaan dan penilaian dini, selanjutnya kita menentukan prioritas pemindahan penderita. Beberapa pertanyaan yang mungkin terjadi adalah:

  • Kapan saatnya penderita dipindahkan.
  • Apakan penilaian dan pemeriksaan penderita harus selesai sebelum pemindahan.
  • Berapa lamakah tulang belakang harus dijaga (stabilisasi manual).

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemindahan penderita

  • Nilai kesulitan yang mungkin terjadi pada saat pemindahan.
  • Rencanakan gerakan sebelum mengangkat dan memindahkan penderita.
  • Jangan memindahkan dan mengangkat penderita jika tidak mampu.
  • Gunakan otot tungkai, panggul serta otot perut.
  • Hindari mengangkat dengan otot punggung dan membungkuk.
  • Jaga keseimbangan.
  • Rapatkan tubuh penderita dengan tubuh penolong saat memindahkan dan mengangkat korban.
  • Perbaiki posisi dan angkatlah secara bertahap.

Prinsip dasar pemindahan penderita

  • Jangan dilakukan jika tidak perlu.
  • Melakukan sesuai dengan cara yang benar.
  • Kondisi fisik Penolong harus baik dan terlatih.

Tidak ada definisi yang pasti kapan seorang penderita harus dipindahkan. Sebagai pedoman dapat dikatakan bahwa bila tidak ada bahaya berikan pertolongan dulu baru pindahkan penderita. Bila situasi dan kondisi dilapangan relative tidak aman mungkin harus dilakukan pemindahan korban terlebih dahulu.

Berdasarkan keselamatan penolong dan penderita, pemindahan penderita digolongkan menjadi 2 bagian:

  1. Pemindahan Darurat

    Pemindahan darurat dilakukan bila ada bahaya yang mengancam bagi penderita dan penolong. Contoh:

    • Ancaman kebakaran.
    • Ancaman ledakan.
    • Ancaman bangunan runtuh.
    • Ancaman mobil terguling bensin tumpah.
    • Adanya bahan-bahan berbahaya.
    • Orang sekitar yang berprilaku aneh.
    • Kondisi cuaca yang buruk.

    Contoh Cara pemindahan Darurat:

    • Tarikan lengan.
    • Tarikan bahu.
    • Tarikan baju.
    • Tarikan selimut.
  2. Pemindahan Biasa

    Pemindahan biasa dilakukan jika keadaan tidak membahayakan penderita maupun penolong.

    Teknik angkat langsung dengan tiga penolong:

    1. ketiga penolong berlutut pada salah satu sisi penderita, jika memungkinkan beradalah pada sisi yang paling sedikit cedera.
    2. penolong pertama menyisipkan satu lengan dibawah leher dan bahu, lengan yang satu disisipkan dibawah punggung penderita.
    3. penolong kedua menyisipkan tangan dibawah punggung dan bokong penderita.
    4. penolong ketiga menyisipkan lengan dibawah bokong dan dibawah lutut penderita.
    5. penderita siap diangkat dengan satu perintah.
    6. angkat penderita keatas lutut ketiga penolong secara bersamaan.
    7. sisipkan tandu yang akan digunakan dan atur letaknya oleh penolong yang lain.
    8. letakkan kembali penderta diatas tandu dengan satu perintah yang tepat.
    9. jika akan berjalan tanpa memakai tandu, dari langkah no. 6 teruskan dengan memiringkan penderita ke dada penolong.
    10. penolong berdiri secara bersamaan dengan satu perintah.
    11. berjalanlah kearah yang dikehendaki dengan langkah bertahap.

Currently have 0 komentar:


Leave a Reply