17 Agustus 2009

Luka Bakar | Panduan Pertolongan Pertama

Posted by Ardian Wardhana | 17 Agustus 2009 | Category: , |

Luka bakar adalah cedera yang terjadi akibat paparan suhu yang tinggi.

Penyebab Luka Bakar

  • Panas (Suhu Diatas 60ยบ), contoh: Api, Uap panas, Benda panas.

  • Listrik, Contoh: Listrik Rumah tangga, Petir.

  • Kimia, Contoh: Soda Api, Air aki (Zuur)

  • Radiasi, Contoh: Sinar Matahari (Ultra Violet), Bahan Radioaktif.

Pengolongan Luka Bakar

Berdasarkan luas lapisan kulit yang mengalami cedera, luka bakar dikelompokkan menjadi:
  1. Luka Bakar Derajat Satu (Permukaan) meliputi permukaan kulit yang paling atas (kulit Ari/Epidermis)
  2. Luka Bakar Derajat Dua. Sedikit lebih dalam, luka bakar jenis ini biasanya menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.
  3. Luka Bakar Derajat Tiga. Lapisan yang terkena tidak terbatas bahkan sampai kedalam tulang dan rongga dalam, dalam tingkat ini tidak terasa sakit karena syaraf telah rusak.

Luas permukaan luka bakar

Dalam penangan luka bakar dan penentuan derajat berat luka bakar, luas permukaan tubuh yang mengalami luka bakar sangat berperan. Pedoman untuk memperkirakan luas daerah yang terbakar dilakukan dengan Hukum 9 (rule of nine) yaitu dengan membagi daerah tubuh dengan prosentase sembilan per daerah tubuh.

Penangangan Luka Bakar

  1. Alirkan air biasa ke daerah yang luka, bila ada bahan kimia alirkan air terus menerus selama 20 menit atau lebih, jangan menggunakan air jika bahan kimia tersebut reaktif terhadap air.
  2. Lepaskan pakaian dan perhiasan, jika pakaian melekat pada luka bakar gunting sekitarnya, jangan memaksa untuk melepasnya.
  3. Tutup luka bakar, gunakan penutup luka steril (kassa Steril), jangan memecahkan gelembung.
  4. Jangan gunakan mentega, odol, oli, kecap, kopi, air es.
  5. Rujuk ke fasilitas kesehatan.

Currently have 0 komentar:


Leave a Reply