17 Agustus 2009

Hipotermia | Panduan Pertolongan Pertama

Posted by Ardian Wardhana | 17 Agustus 2009 | Category: , |

Paparan terhadap dingin (hipotermia) dapat menyebabkan suhu tubuh menurun <35° C. Tubuh akan berusaha menaikkannya dengan cara gemetar , suatu respon bawah sadar untuk meningkatkan suhu tubuh melalui aktivitas otot. Hipotermia dapat terjadi akibat penderita berada dialam ruang terbuka dalam waktu yang lama. Ada beberapa hal yang adapt memperburuk hipotermia yaitu suhu rendah, angin, air, usia penderita, kesehatan penderita, penyakit yang diderita, alcohol, penyalahgunaan obat dan kekurangan makanan.

Gejala dan Tanda Hipotermia

  • Menggigil/gemetar.
  • Terasa melayang.
  • Pernapasan cepat.
  • Nadi lambat.
  • Gangguan penglihatan.
  • Reaksi mata lambat.
  • Alat gerak kaku.
  • Pupil mata melebar (dilatasi) dan tidak bereaksi.
  • Kesadaran menurun.

Penanganan Hipotermia

Secara umum rawat penderita dengan hati hati, berikan rasa nyaman.

  1. Lakukan penilaian dini dan pemeriksaan penderita.
  2. Pindahkan penderita dari lingkungan dingin.
  3. Jaga jalan napas dan berikan oksigen bila ada.
  4. Ganti pakaian yang basah, selimuti penderita, upayakan agar tetap kering dan hangat.
  5. Bila penderita sadar dapat diberikan minuman hangat secara pelan-pelan.
  6. Pantau tanda vital secara berkala.
  7. Rujuk ke fasilitas kesehatan.

Currently have 0 komentar:


Leave a Reply